Tampilkan postingan dengan label SDE BOX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDE BOX. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Februari 2013

SDE BOX : LKTI is Our Dreams (Sri Widyantari, Dian Irmayani, dan Novione Dewi Suweta)

Sri Widyantari :
LKTI ekstensi yang saya ikuti bersama teman saya memang merupakan awal dari perlombaan yang saya ikuti di perkuliahan. Lomba LKTI yang saya ikuti ini memang kita persiakan cepat sekali sehinggaa banyak pihak yang membantu dalam LKTI ini seperti misalnya pembimbing saya yang member opini terhadap karya tulis ini sehingga karya tulis yang kami buat ini yaitu “Cookies Ubi Ungu”berhasil menembus juara 3. Perasaan saya sangat senang karena disamping menambah wawasan dan pengalaman juga kami mendapatkan juara. Saya belum puas dengan hasil yang saya capai bersama teman-teman, saya ingin sekali lebih mengembangkan ide-ide yang kreatif dan inovatif lagi supaya kedepannya bisa lebih baik dan mendapatkan pengalaman yang berharga lagi. Dan terima kasih untuk pihak-pihak yang mendukung kami. Pesan saya yaitu  kita sebagai generasi penerus bangsa agar bisa menjadi teladan-teladan yang baik dengan cara mengembangkan segala ide yang kita punya yang dikemas secara kreatif dan inovatif serta cintailah semua yang ilmiah.
Dian Irmayani :
lkti merupakan cita-cita saya dan teman saya. Dahulu saya ingin sekali mengikuti lomba lkti, tapi saya belum belum.siap mental. Menurut saya lkti adalah lomba karya tingkat ilmiah dimana kita bisa mengembangkan ide.-ide cemerlang untuk mencapai tujuan yang baik, apalagi disana kita bisa melatih mental kita dalam.memberikan jawaban pada dewan juri. Awalnya saya tidak percaya diri mengikuti lomba ini. Karena belum ada pengalaman sebelumnya 
tapi semenjak saya diajak ikut lomba lkti dengan teman saya 
saya. Saya langsung ikut, awalnya saya dan teman saya mengikuti lomba hanya untuk menambah pengalaman saja dan tidak kepikiran untuk menang, 
pada akhirnya. kita menang dengan juara 3 dengan judul “Cookies Ubi Ungu”
dan usaha teman-teman pun membuahkan hasil. thx god dek sri & onik  http://l.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif
Novione Dewi Suweta :
            Perjalanan saya mengikuti lomba LKTI yang diadakan oleh HMP Ekstensi yaitu pertamanya saya ditawarkan untuk mengikuti lomba LKTI oleh teman saya. Awalnya saya ingin menolak ajakannya karena saya tidak pernah mengikuti lomba karya tulis, tetapi saya juga ingin menambah pengalaman saya sendiri untuk ingin tahu bagaimana sih lomba karya tulis tersebut? Dan akhirnya saya menerima ajakan dari teman saya ini. Materi yang akan kami presentasikan itu, saya dapatkan tiga hari sebelum lomba tes tersebut diadakan. Saya juga mempelajari materi itu sehari sebelum lomba itu diadakan, saya mempelajarinya dadakan sekali. Nah, pada saat lomba saya merasa takut dan merasa akan demam panggung. Saya sedikit tidak percaya diri, takutnya pada saat presentasi tiba-tiba apa yang saya pelajari kemarinnya lupa semua. Akhirnya pada saat giliran kami mempresentasikan materi kami, kami pun mempresentasikan dengan lancar walaupun agak sedikit grogi sih.
            Setelah semua kelompok selesai mempresentasikan materinya masing-masing, kami bertiga sudah tidak sabar akan pengumuman hasil presentasi kami. Akankah kami dapat juara atau tidak? Didalam hati terus bertanya-tanya. Nah, akhirnya pengumuman pun dibacakan oleh panitia. Kami merasa kaget setelah mendengar kalau kami mendapat juara 3. Pada saat itu kami bertiga merasa senang sekali.
            Kesan dan pesan saya mengikuti lomba LKTI yaitu kesan saya pastinya saya merasa senang banget karena telah mendapat juara. Dan semua ini saya jadikan sebagai pengalaman pertama saya mengikuti lomba karya tulis ilmiah. Pesan saya yaitu jika tahun depan ada lomba LKTI lagi kami bertiga ingin mengikutinya lagi, dan kami akan mempersiapkan materi yang lebih matang lagi. Agar kami bisa meningkatkan prestasi yang kami dapatkan sekarang ini. Itulah perjalanan saya mengikuti lomba LKTI tersebut. 

SDE BOX : FE Unud Juga Bisa Go Nasional !!!!



Kalau mau pasti bisa…
Kalimat itu aku susun ketika mengikuti Gadjah Mada Business Case Competition di Yogyakarta….dan hal itu merupakan rangkuman dari fenomena yang sudah aku amati selama menjabat menjadi ketua SDE 2012.
Kalau kita ulas kembali, sebenarnya anggota SDE sudah banyak mengikuti berbagai kompetisi baik ditingkat regional maupun nasional. Dan tidak dapat kita pungkiri pula bahwa banyak piala kejuaraan yang berhasil diraih. Juara 2 dan 3 LKTI UPN Veteran se-Indonesia, juara 1 call for paper UGM se-Indonesia, The Best Essay UGM, Finalis berbagai events nasional, Juara 2 dan 3 LKTI ekstensi dan berbagai prestasi lainnya menunjukkan bahwa sesungguhnya Fakultas Ekonomi Universitas Udayana mampu bersaing dengan mahasiswa dari universitas ternama lainnya. Kualitas mahasiswa FE Unud tidak kalah dengan mahasiswa dari universitas lainnya. Fakta tersebut adalah bukti nyata bahwa kita sebenarnya sejajar.
Kunci awal dari semua itu adalah kemauan. Selama kita mau ya kita pasti bisa. Kemauan untuk berkompetisi berarti bahwa kita telah membuka peluang untuk berprestasi. Namun, apakah semua mahasiswa FE Unud telah membuka peluangnya???? Hal inilah yang masih harus dipertanyakan.

Aku merasakan suatu kebanggaan ketika mengikuti suatu ajang nasional dan menjadi duta dari almamater tercinta. Kebanggaan itu aku rasakan kembali ketika mengikuti Gadjah Mada Business Case Competition 2012 di Universitas Gadjah Mada. Seperti mendapatkan pompaan semangat baru ketika melihat tulisan Universitas Udayana disejajarkan dengan Universitas ternama lainnya sebagai finalis GMBCC tersebut. Keyakinan bahwa “kalau mau pasti bisa” semakin kuat ketika aku dan rekan-rekan se-tim lainnya berhasil lolos grandfinalis mengalahkan 56 peserta lainnya.
Welll, memang sedikit kecewa ketika kami hanya berhasil membawa udayana sampai peringkat ke-6, dan dapat dikatakan bahwa kami gagal menaklukkan kompetisi tersebut. Namun, kegagalan itu bukanlah pematah semangat bagi kami karena dibalik kegagalan tersebut kami mendapatkan sejuta pengalaman yang dapat kami bagi bersama teman-teman dan yang paling penting kami mendapat motivasi “kalau mau pasti bisa”.
Seperti kata pepatah “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”, maka saya kembali mengajak rekan-rekan SDE untuk bersama-sama memiliki kemauan untuk berjuang menghantarkan nama Fakultas Ekonomi Universitas Udayana berada pada level nasional bahkan internasional dan diakui dimata universitas lainnya.
So……..“kalau mau kita pasti bisa”. …




oleh : Ni Putu Desy Ratna Dewi 
                          

SDE BOX : BERAWAL DARI MENCOBA (Putu Budi Adnyani)



Awalnya ikut lomba karya tulis maupun essay itu hanya sistem coba-coba dengan tujuan untuk mencari pengalaman. Setelah lolos ke tahap final, merasa bersyukur. Mengikuti LKTI ataupun essay itu menyenangkan. Kita bisa mendapat pengalaman yang tak terlupakan.
Ketika pertama, ikut lomba itu karena ingin mencari pengalaman untuk latihan menyusun skripsi. Mau tidak mau pasti kita akan menulis. Mulai mencoba dan akhirnya lolos. Kita akan memiliki teman dari universitas lain yang ada di Indonesia. Bulan Mei lalu, budi lolos lomba karya tulis ilmiah di universitas pembangunan veteran yogjakarta. Di sana bertemu dengan panitia dan peserta dari universitas lainnya. Sampai saat ini, budi masih menjalin komunikasi yang baik dengan panitia lomba GEE Universitas Pembangunan Veteran Yogjakarta.


Tidak hanya berhenti sampai di sana, kalah bukan menjadi alasan kita untuk berhenti mencoba. Menulis dengan tujuan mencari pengalaman dan tambahan pengetahuan. Beberapa hari lalu, tanggal 15 Desember, budi menjadi peserta dalam Student Conference yang diadakan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada yang merupakan runtutan lomba call essay yang diakan kampus FEB UGM dalam kegiatan “Manager Event”. Perasaan ketika mengikuti acara konfrensi ini adalah budi bisa berada di sana dengan menyalurkan inspirasi untuk rekomendasi pemerintah dan pengusaha. Tak pernah terbayangkan sebelumnya. Hingga sekarang, masih menjalin komunikasi yang baik sesama peserta Student Conference “Manager’s Event 2012”.