Senin, 04 Juni 2012

KOMUNITAS: WIDA (Wirausaha Muda)

KOMUNITAS: WIDA (Wirausaha Muda)

 
WIDA merupakan sebuah komunitas berbasis kewirausahaan sosial di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana yang didirikan pada bualan maret 2010, WIDA beranggotakan mahasiswa/mahasiswi yang masih terdaftar pada Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Anggota WIDA yang terdaftar sampai saat ini untuk angkatan diatas 2010 sebanyak 67 orang,angkatan 2010 sebanyak 244 orang, dan angkatan 2011 sebanyak 63 orang (belum terupdate). WIDA dibentuk dengan mengadopsi konsep KEWIRAUSAHAAN SOSIAL dimana komunitas ini berkomitmen untuk melahirkan wirausaha-wirausaha muda bagi bangsa INDONESIA.
Perlu diketahui disini dua setengah dekade lalu, Bill Drayton, pendiri dan CEO Ashoka, memprakarsai konsep kewirausahaan sosial. Prinsipnya tidak berbeda dengan kewirausahaan bisnis, bedanya kewirausahaan sosial digunakan untuk memenuhi kebutuhan sosial. Bagi Drayton ada dua hal kunci dalam kewirausahaan sosial. Pertama, adanya inovasi sosial yang mampu mengubah sistem yang ada di masyarakat. Kedua, hadirnya individu bervisi, kreatif, berjiwa pengusaha (entrepreneurial), dan beretika di belakang gagasan inovatif tersebut. Jadi wirausaha sosial adalah individu yang bervisi, kreatif, berjiwa pengusaha, dan beretika, yang mampu menciptakan inovasi sosial dan mampu mengubah sistem yang ada di masyarakat. Inovasi sosial yang dimaksud Bill adalah yang mampu menciptakan atau mengubah pola di masyarakat sehingga dapat mengakar. Dan karenanya, hal itu dapat berkesinambungan.
Contoh gemilang tentang kerja wirausahawan sosial adalah bagaimana Muhamad Yunus, pemenang Nobel Perdamaian 2006, yang dengan sistem kredit mikro yang lebih dikenal sebagai “Grameen Bank”, telah membantu jutaan kaum miskin di Bangladesh, terutama perempuan dan anak, untuk memperoleh kesejahteraan yang lebih baik.David Bornstein memaparkan bagaimana para wirausahawan sosial dari berbagai belahan dunia yang hampir tak terliput oleh media namun telah mengubah arah sejarah dunia dengan terobosan berupa gagasan-gagasan inovatif, memutus sekat-sekat birokrasi, mengusung komitmen moral yang tinggi dan kepedulian (How to Change the World, 2004).
Terinspirasi oleh para wirausahawan sosial (social entrepreneur) di atas, dengan komitmen kerja dan moral yang tinggi, kami percaya bahwa para pemuda/pemudibangsa bisa seperti mereka untuk membantu bangsa ini dalam menyelesaikan masalah pengangguran yang tak berujung. WIDA hadir sebagai wadah yang akanmenaungi para mahasiswa/mahasiswi yang berminat untuk belajar, mengembangkan usahanya dan sekedar membagi pengalaman kepada sesama anggota WIDA. Tentunya tujuan utama kami adalah akan terus berusaha untuk merubah pola pikir para pemuda harapan bangsa melalui komunitas ini. Melalui komunitas ini perlahan kami akan mengajak dan membuktikan kepada para mahasiswa bahwa kita bisa berperan dalam mengentaskan masalah pengangguran bukan menambah pengangguran.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar